Geger! Harga Emas Antam Tembus Level Baru, Pergerakan Tipis Bikin Investor Waspada
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, harga emas kembali bergerak naik dan menarik perhatian para investor pada perdagangan hari ini.
Kenaikan ini membuat emas semakin dilihat sebagai aset aman atau safe haven yang banyak dipilih untuk menjaga nilai kekayaan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil. Pergerakan harga tersebut juga memicu meningkatnya minat pelaku pasar, baik investor besar maupun ritel, untuk kembali memantau perkembangan harga emas sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang. Simak selengkapnya hanya di Berita dan Tren Bisnis Terbaru.
Harga Emas Antam Kembali Menguat
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Sabtu (18/4). Kenaikan ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya harga emas sempat bergerak naik turun mengikuti dinamika pasar global yang tidak stabil.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia yang diperbarui pada pukul 08.30 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2,884 juta per gram. Angka ini mencatat adanya kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya, meskipun tergolong tipis namun tetap menunjukkan tren positif.
Pergerakan harga emas ini menjadi perhatian para investor di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Faktor seperti inflasi, perubahan nilai tukar mata uang, serta kebijakan suku bunga di berbagai negara besar turut memengaruhi arah pergerakan harga emas di pasar internasional maupun domestik.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Harga Buyback Ikut Naik
Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan pada periode yang sama. Saat ini, harga buyback tercatat berada di level Rp2,681 juta per gram, atau naik sekitar Rp22 ribu dibandingkan posisi sebelumnya.
Dengan kondisi tersebut, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam berada di kisaran Rp203 ribu per gram. Selisih ini menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan investor, terutama mereka yang melakukan transaksi jangka pendek.
Kenaikan pada kedua sisi harga ini menunjukkan adanya penguatan sentimen di pasar emas domestik. Biasanya, kondisi seperti ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan terhadap aset aman atau safe haven ketika pasar keuangan global berada dalam tekanan.
Baca Juga:Â Geger! Praktik Kembalian Permen Ditegur Bos Bulog, Ini Alasannya
Pergerakan Harga Di Berbagai Ukuran
Kenaikan harga emas Antam tidak hanya terjadi pada ukuran 1 gram, tetapi juga merambah ke berbagai pecahan lainnya. Emas ukuran 0,5 gram kini dipasarkan di harga Rp1,492 juta, sementara ukuran 5 gram mencapai Rp14,195 juta.
Untuk ukuran menengah, emas 10 gram berada di level Rp28,335 juta, sedangkan emas 100 gram dipatok sekitar Rp282,612 juta. Sementara itu, untuk ukuran besar seperti 1.000 gram, harga emas menembus lebih dari Rp2,824 miliar.
Di sisi lain, pasar ritel seperti Pegadaian juga mencatat pergerakan harga yang bervariasi. Emas Galeri24 berada di sekitar Rp2,873 juta per gram, emas UBS di Rp2,902 juta per gram, sementara emas Antam di Pegadaian bahkan dapat mencapai Rp2,983 juta per gram.
Minat Investasi Emas Meningkat
Perbedaan harga antarproduk emas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti produsen, biaya cetakan, distribusi, hingga kebijakan masing-masing lembaga penjual. Hal ini membuat harga emas di pasar ritel tidak selalu sama meskipun berasal dari jenis logam yang identik.
Di tengah kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif, minat masyarakat terhadap investasi emas terus menunjukkan peningkatan. Emas dianggap sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif aman dan stabil dalam menjaga nilai aset jangka panjang.
Dengan situasi pasar yang masih penuh ketidakpastian, emas tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang ingin melindungi kekayaannya dari risiko inflasi dan gejolak ekonomi. Kenaikan harga saat ini semakin memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai yang paling diminati di berbagai kondisi ekonomi dunia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari TirtoID
- Gambar Kedua dari nusantara.media