Geger! Harga Emas Antam Tembus Level Baru, Pergerakan Tipis Bikin Investor Waspada

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, harga emas kembali bergerak naik dan menarik perhatian para investor pada perdagangan hari ini.

Geger! Harga Emas Antam Tembus Level Baru, Pergerakan Tipis Bikin Investor Waspada

Kenaikan ini membuat emas semakin dilihat sebagai aset aman atau safe haven yang banyak dipilih untuk menjaga nilai kekayaan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil. Pergerakan harga tersebut juga memicu meningkatnya minat pelaku pasar, baik investor besar maupun ritel, untuk kembali memantau perkembangan harga emas sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang. Simak selengkapnya hanya di .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Harga Emas Antam Kembali Menguat

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Sabtu (18/4). Kenaikan ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya harga emas sempat bergerak naik turun mengikuti dinamika pasar global yang tidak stabil.

Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia yang diperbarui pada pukul 08.30 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2,884 juta per gram. Angka ini mencatat adanya kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya, meskipun tergolong tipis namun tetap menunjukkan tren positif.

Pergerakan harga emas ini menjadi perhatian para investor di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Faktor seperti inflasi, perubahan nilai tukar mata uang, serta kebijakan suku bunga di berbagai negara besar turut memengaruhi arah pergerakan harga emas di pasar internasional maupun domestik.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Harga Buyback Ikut Naik

Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan pada periode yang sama. Saat ini, harga buyback tercatat berada di level Rp2,681 juta per gram, atau naik sekitar Rp22 ribu dibandingkan posisi sebelumnya.

Dengan kondisi tersebut, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam berada di kisaran Rp203 ribu per gram. Selisih ini menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan investor, terutama mereka yang melakukan transaksi jangka pendek.

Kenaikan pada kedua sisi harga ini menunjukkan adanya penguatan sentimen di pasar emas domestik. Biasanya, kondisi seperti ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan terhadap aset aman atau safe haven ketika pasar keuangan global berada dalam tekanan.

Baca Juga: Geger! Praktik Kembalian Permen Ditegur Bos Bulog, Ini Alasannya

Pergerakan Harga Di Berbagai Ukuran

Pergerakan Harga Di Berbagai Ukuran  
Kenaikan harga emas Antam tidak hanya terjadi pada ukuran 1 gram, tetapi juga merambah ke berbagai pecahan lainnya. Emas ukuran 0,5 gram kini dipasarkan di harga Rp1,492 juta, sementara ukuran 5 gram mencapai Rp14,195 juta.

Untuk ukuran menengah, emas 10 gram berada di level Rp28,335 juta, sedangkan emas 100 gram dipatok sekitar Rp282,612 juta. Sementara itu, untuk ukuran besar seperti 1.000 gram, harga emas menembus lebih dari Rp2,824 miliar.

Di sisi lain, pasar ritel seperti Pegadaian juga mencatat pergerakan harga yang bervariasi. Emas Galeri24 berada di sekitar Rp2,873 juta per gram, emas UBS di Rp2,902 juta per gram, sementara emas Antam di Pegadaian bahkan dapat mencapai Rp2,983 juta per gram.

Minat Investasi Emas Meningkat

Perbedaan harga antarproduk emas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti produsen, biaya cetakan, distribusi, hingga kebijakan masing-masing lembaga penjual. Hal ini membuat harga emas di pasar ritel tidak selalu sama meskipun berasal dari jenis logam yang identik.

Di tengah kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif, minat masyarakat terhadap investasi emas terus menunjukkan peningkatan. Emas dianggap sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif aman dan stabil dalam menjaga nilai aset jangka panjang.

Dengan situasi pasar yang masih penuh ketidakpastian, emas tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang ingin melindungi kekayaannya dari risiko inflasi dan gejolak ekonomi. Kenaikan harga saat ini semakin memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai yang paling diminati di berbagai kondisi ekonomi dunia.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari TirtoID
  • Gambar Kedua dari nusantara.media

Similar Posts

  • |

    Bahan Baku Perang Mengancam Industri Makanan & Minuman! Benarkah Aman?

    Kemenperin klaim industri makanan minuman masih aman meski bahan baku dari wilayah konflik sudah masuk, apa dampaknya bagi konsumen?

     Bahan Baku Perang Mengancam Industri Makanan Minuman? Benarkah Aman? 700

    Industri makanan dan minuman di Indonesia disebut masih aman meski konflik global menekan pasokan bahan baku. Kemenperin menegaskan stok bahan baku penting telah masuk, namun pertanyaan tetap muncul: sejauh mana industri benar-benar tahan terhadap risiko perang yang berdampak pada rantai pasok?

    Berita dan Tren Bisnis Terbaru ini mengulas fakta, kesiapan industri, dan potensi dampak bagi konsumen di tengah ketidakpastian global.

    nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
    NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

    Industri Makanan Minuman Belum Terdampak Perang, Bahan Baku Sudah Masuk Ke RI

    Industri makanan dan minuman (mamin) nasional hingga kini belum merasakan dampak langsung dari konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang menegaskan bahwa pasokan bahan baku untuk sektor ini saat ini masih aman. Hal tersebut menjadi angin segar di tengah kekhawatiran dunia usaha terhadap gangguan rantai pasok global akibat geopolitik.

    Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menjelaskan bahwa bahan baku impor untuk industri makanan dan minuman telah masuk ke Indonesia sebelum konflik di kawasan tersebut memanas. Karena itulah, dampak langsung berupa kekurangan bahan baku belum dirasakan oleh para pelaku industri.

    Kemenperin juga tetap memantau dinamika geopolitik global, termasuk eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, sehingga langkah mitigasi bisa segera diterapkan apabila situasi berubah di kemudian hari.

    POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

    🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
    Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
    LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

    Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
    📲 DOWNLOAD SEKARANG

    Stok Bahan Baku Dan Sumber Asalnya

    Menurut Kemenperin, sebagian besar bahan baku impor untuk industri mamin Indonesia bukan berasal dari negara‑negara di Timur Tengah. Misalnya, gula rafinasi atau raw sugar umumnya diimpor dari Australia, Thailand, India, atau negara di Amerika Latin.

    Karena sebagian besar bahan baku sudah tiba dan bukan berasal dari zona konflik, maka saat ini industri makanan dan minuman belum harus menghadapi masalah pasokan yang serius. Hal ini menjadi faktor utama mengapa sektor ini relatif aman meskipun terjadi guncangan geopolitik global.

    Meski begitu, Putu juga mengakui bahwa dampak konflik masih berpotensi dirasakan pada pengiriman bahan baku berikutnya, terutama jika gangguan logistik global semakin meluas.

    Baca Juga: ELPI Meledak! Naik 30% Di Industri Pelayaran, Bagaimana Strateginya?

    Pandangan Pelaku Industri Makanan Minuman

     Pandangan Pelaku Industri Makanan Minuman 700

    Wakil Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Irwan S. Widjaja, turut memberikan pandangannya terkait situasi ini. Ia memastikan bahwa, sejauh ini, sektor mamin belum mengalami gangguan operasional signifikan akibat konflik geopolitik.

    Menurut Irwan, stok bahan baku impor yang tersedia diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi hingga sekitar enam bulan ke depan. Ini memberikan jeda bagi industri untuk tetap beroperasi normal sambil menunggu dinamika global berkembang.

    Namun begitu, ia mencatat bahwa pengiriman bahan baku menjadi lebih lambat dari biasanya karena gangguan logistik global akibat konflik, yang memaksa pelaku usaha melakukan re‑kalkulasi biaya dan waktu pasokan.

    Antisipasi Dan Strategi Mitigasi Pemerintah

    Pemerintah melalui Kemenperin tidak hanya memastikan pasokan bahan baku sudah masuk, tetapi juga menyiapkan langkah antisipatif jika kondisi global berubah lebih buruk. Beberapa langkah ini mencakup pemantauan berkelanjutan terhadap jalur pasok internasional dan potensi hambatan logistik.

    Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pemanfaatan bahan baku dalam negeri agar ketergantungan terhadap impor yang rentan terhadap gejolak global bisa dikurangi. Ini termasuk memperkuat rantai pasok industri hulu dalam negeri.

    Upaya mitigasi seperti diversifikasi sumber bahan baku dan perbaikan efisiensi distribusi menjadi strategi kunci agar industri makanan dan minuman tetap berjalan lancar tanpa lonjakan harga yang tajam bagi konsumen.

    Potensi Dampak Dan Tantangan Ke Depan

    Walaupun saat ini relatif aman, para pakar dan pelaku usaha tetap mewaspadai potensi dampak jangka panjang dari konflik geopolitik global. Gangguan jalur logistik yang lebih luas bisa memengaruhi biaya produksi, terutama jika konflik berkepanjangan.

    Rentannya pasokan energi di pasar dunia juga menjadi ancaman tidak langsung, karena biaya energi merupakan komponen penting. Dalam proses produksi dan distribusi industri makanan dan minuman.

    Selasa (10/3/2026) menjadi titik saat pemerintah menegaskan kesiapan industri makanan dan minuman nasional menghadapi tantangan global. Sambil terus memantau perkembangan geopolitik yang mungkin memengaruhi sektor industri strategis lainnya.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari money.kompas.com
    • Gambar Kedua dari money.kompas.com
  • Kejutan Pasar Saham! IHSG Langsung Hijau di Pembukaan, INCO dan BREN Ngebut Tanpa Henti

    Kejutan kembali terjadi di pasar saham Indonesia pada awal perdagangan hari ini ketika Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat.

    Kejutan Pasar Saham! IHSG Langsung Hijau di Pembukaan, INCO dan BREN Ngebut Tanpa Henti

    Sentimen positif langsung terasa di lantai bursa dengan sejumlah saham unggulan menunjukkan pergerakan agresif sejak menit awal perdagangan. Berita dan Tren Bisnis Terbaru Investor merespons dinamika ini dengan optimisme tinggi di tengah fluktuasi pasar global yang masih tidak menentu.

    nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
    NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

    IHSG Dibuka Menguat dan Tunjukkan Sinyal Positif

    IHSG dibuka menguat pada perdagangan awal hari ini dan langsung bergerak stabil di zona hijau. Penguatan ini menjadi sinyal bahwa sentimen pasar domestik masih cukup kuat meskipun tekanan global belum sepenuhnya mereda.

    Sejumlah analis menilai bahwa pembukaan positif IHSG dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan internal yang mulai membaik. Faktor seperti stabilnya nilai tukar rupiah dan ekspektasi ekonomi yang tetap tumbuh menjadi pendorong utama optimisme investor.

    Selain itu, aksi beli pada saham saham berkapitalisasi besar turut memberikan dorongan signifikan pada indeks. Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor institusi masih aktif menjaga momentum pasar di awal pekan perdagangan.

    POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

    🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
    Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
    LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

    Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
    📲 DOWNLOAD SEKARANG

    Saham INCO, BRPT, dan BREN Jadi Penggerak Utama

    Saham INCO, BRPT, dan BREN menjadi sorotan utama karena mencatatkan penguatan yang cukup signifikan di awal perdagangan. Ketiga saham ini menjadi motor penggerak IHSG karena tingginya minat beli dari pelaku pasar.

    INCO menunjukkan penguatan seiring ekspektasi positif terhadap sektor tambang dan permintaan nikel global. Kondisi ini membuat investor kembali melirik saham berbasis komoditas yang dianggap masih memiliki prospek jangka panjang.

    Sementara itu, BRPT dan BREN juga mengalami lonjakan harga didorong oleh sentimen positif dari sektor energi dan infrastruktur. Kinerja kedua saham ini memperkuat optimisme bahwa sektor energi baru dan terbarukan masih menjadi favorit pasar.

    Baca Juga: Angka Fantastis! Ekspor Sawit RI Tembus 32 Juta Ton, Amran Ungkap Fakta Mengejutkan

    Sentimen Pasar dan Faktor Pendorong Rebound

    Kejutan Pasar Saham! IHSG Langsung Hijau di Pembukaan, INCO dan BREN Ngebut Tanpa Henti

    Rebound IHSG tidak terlepas dari perbaikan sentimen global yang mulai stabil setelah periode volatilitas tinggi. Pasar mulai merespons positif kabar meredanya tekanan di beberapa sektor ekonomi dunia.

    Selain faktor global, kebijakan domestik yang mendukung stabilitas ekonomi juga menjadi pendorong penting. Investor melihat adanya kepastian arah kebijakan yang membantu menjaga kepercayaan pasar.

    Likuiditas yang tetap terjaga di pasar modal turut memperkuat momentum penguatan IHSG. Arus dana asing yang mulai masuk kembali menjadi salah satu indikator bahwa kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia masih cukup tinggi.

    Respons Investor dan Prospek Perdagangan Selanjutnya

    Investor merespons penguatan IHSG dengan sikap optimistis namun tetap berhati hati. Banyak pelaku pasar mulai kembali masuk ke saham unggulan setelah sebelumnya melakukan aksi ambil untung.

    Volume perdagangan yang meningkat menunjukkan bahwa minat terhadap saham kembali menguat. Hal ini menjadi indikasi bahwa pasar mulai kembali aktif setelah periode konsolidasi.

    Namun, analis tetap mengingatkan bahwa volatilitas masih mungkin terjadi. Pergerakan IHSG ke depan akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global dan rilis data ekonomi terbaru yang dapat mengubah arah pasar dengan cepat.

    Kesimpulan

    Penguatan IHSG pada awal perdagangan hari ini menjadi sinyal positif bagi pasar saham Indonesia. Saham INCO, BRPT, dan BREN tampil sebagai penggerak utama yang mendorong indeks kembali ke zona hijau.

    Sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri turut memperkuat optimisme investor, meskipun risiko volatilitas masih tetap ada. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih sangat responsif terhadap perubahan sentimen global.

    Ke depan, arah IHSG akan sangat ditentukan oleh keseimbangan antara arus modal, kondisi ekonomi domestik, dan dinamika pasar global. Investor diharapkan tetap waspada namun juga mampu menangkap peluang di tengah pergerakan pasar yang dinamis.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari www.cnbcindonesia.com
    • Gambar Kedua dari www.cnbcindonesia.com
  • Menghias Fulus Dari Batik Khas Bengkulu, Kreativitas Lokal Yang Menguntungkan

    Batik khas Bengkulu tak sekadar warisan budaya, tapi juga peluang usaha menjanjikan yang mampu menghasilkan cuan kreatif.

    Menghias Fulus Dari Batik Khas Bengkulu, Kreativitas Lokal Yang Menguntungkan

    Di balik keindahan motif dan warna yang memikat, batik khas Bengkulu menyimpan potensi ekonomi yang besar. Kreativitas para perajin lokal mampu mengubah warisan budaya menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Tak hanya melestarikan tradisi, inovasi dalam desain dan pemasaran turut membuka peluang pasar yang lebih luas. Bagaimana kisah sukses dan strategi mereka mengolah batik menjadi ladang cuan? Berikut ulasannya di Berita Tren Bisnis Terbaru.

    Dari Lembaga Pelatihan Menjadi Industri Kreatif

    Membaca peluang usaha kerap menjadi titik awal lahirnya bisnis yang berkelanjutan. Itulah yang dilakukan Nurhayati saat merintis Peuy Batik di Bengkulu. Awalnya, ia mendirikan lembaga pelatihan kerja bernama Sumber Hayati pada 2013. LPK tersebut fokus memberdayakan perempuan muda melalui pelatihan menjahit, membatik, dan menyulam.

    Seiring waktu, Nurhayati melihat potensi besar dari keterampilan para peserta. Hasil karya mereka tidak hanya layak pakai, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi. Berangkat dari keyakinan itu, pada 2018 ia mentransformasi kegiatan pelatihan menjadi usaha fesyen berbasis batik khas Bengkulu. Langkah ini menjadi fondasi lahirnya Peuy Batik sebagai brand lokal.

    Mengangkat Batik Bengkulu Dengan Sentuhan Inovasi

    Sejak awal berdiri, Peuy Batik tetap mempertahankan teknik tradisional dalam proses produksi. Kain-kainnya dibuat dengan ketelitian dan sentuhan tangan perajin lokal. Namun, inovasi tak pernah ditinggalkan. Nurhayati mengembangkan teknik ecoprint dengan memanfaatkan bahan alami sebagai pewarna dan motif.

    Salah satu desain yang menonjol adalah Batik Diwo, motif khas yang menjadi identitas brand. Keunikan corak ini memberi pembeda di tengah pasar fesyen batik yang kompetitif. Perpaduan tradisi dan eksplorasi teknik baru membuat produk Peuy Batik memiliki karakter kuat. Nilai budaya tetap terjaga, sementara daya tarik pasar terus diperluas.

    Baca Juga: MBG Senilai Rp 223,5 Triliun: Strategi Intervensi Atau Risiko Distorsi Fiskal?

    Ragam Produk Dan Strategi Pemasaran

    Menghias Fulus Dari Batik Khas Bengkulu, Kreativitas Lokal Yang Menguntungkan

    Perlahan namun konsisten, Peuy Batik memperluas lini produknya. Tidak hanya kain, tetapi juga busana kasual, outer, jaket, hingga aksesori. Produk lain seperti topi, belt, totebag, pouch, syal, dan ikat kepala turut melengkapi koleksi. Variasi ini membantu menjangkau segmen pasar yang lebih luas.

    Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 1 juta per item. Penetapan harga tersebut menyesuaikan jenis produk dan tingkat kerumitan pengerjaan. Selain memiliki gerai di Kepahiang, produk Peuy Batik juga dipasarkan di Hotel Mercure Bengkulu. Pemasaran digital pun dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan konsumen.

    Tantangan UMKM Di Daerah

    Meski menunjukkan perkembangan positif, Peuy Batik menghadapi berbagai kendala. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan tenaga perajin. Saat ini, usaha tersebut baru didukung oleh delapan karyawan. Keterbatasan sumber daya manusia membuat kapasitas produksi belum maksimal.

    Lokasi usaha yang berada di daerah juga memengaruhi laju pertumbuhan bisnis. Akses pasar dan jaringan distribusi dinilai tidak semudah di kota besar. Namun, Nurhayati melihat hambatan tersebut sebagai proses pembelajaran. Ia terus berupaya memperkuat manajemen dan meningkatkan kualitas produksi agar mampu bersaing.

    Ekspansi Pasar Dan Target Pertumbuhan

    Untuk memperluas pasar, Nurhayati aktif mengikuti berbagai pameran. Salah satunya Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) pada 2024. Ia juga menjajaki peluang ekspor melalui ajang UMKM Merdeka Export di Malaka, Malaysia. Partisipasi ini membuka peluang bertemu calon pembeli mancanegara.

    Dari upaya tersebut, Peuy Batik mampu mencatat omzet hingga Rp 275 juta per tahun. Capaian ini menjadi bukti bahwa batik lokal memiliki potensi ekonomi yang besar. Ke depan, Nurhayati menargetkan pertumbuhan bisnis hingga 100 persen. Strateginya meliputi diversifikasi produk, penguatan pemasaran digital, serta peningkatan kapasitas produksi agar batik Bengkulu semakin dikenal luas.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari peluangusaha.kontan.co.id
    • Gambar Kedua dari www.google.com
  • |

    Jelang RUPST 31 Maret 2026, Bocoran Dividen Bank Danamon Bikin Investor Bersiap

    Bocoran dividen Bank Danamon jelang RUPST 31 Maret 2026 terungkap, investor mulai bersiap menanti keputusan resmi.

     Jelang RUPST 31 Maret 2026, Bocoran Dividen Bank Danamon Bikin Investor Bersiap 700

    Menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026, kabar mengenai potensi pembagian dividen Bank Danamon mulai mencuri perhatian pasar. Bocoran ini memicu antusiasme investor yang tengah menghitung potensi imbal hasil dari saham BDMN.

    Apakah besaran dividen tahun ini akan lebih menarik dibanding periode sebelumnya? Simak di Berita dan Tren Bisnis Terbaru ulasan lengkapnya untuk mengetahui proyeksi, sentimen pasar, dan faktor yang memengaruhi keputusan manajemen.

    RUPST 31 Maret 2026 Jadi Penentu Dividen BDMN

    PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026. Salah satu agenda utama yang dinantikan investor adalah penetapan dividen tahun buku 2025.

    Manajemen menyampaikan bahwa keputusan final mengenai besaran dividen akan ditentukan dalam forum tersebut. Hingga saat ini, perseroan belum dapat memastikan angka pasti sebelum memperoleh persetujuan pemegang saham.

    Wakil Direktur Utama Bank Danamon, Honggo Widjojo Kangmasto, menegaskan dalam paparan kinerja bahwa kebijakan dividen tetap mengikuti tata kelola perusahaan yang berlaku. Semua keputusan akan mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan ekspansi.

    Sinyal Konsistensi Dividend Payout Ratio

    Meskipun belum mengumumkan nominal dividen, manajemen memberi gambaran terkait kebijakan yang selama ini diterapkan. Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Danamon konsisten membagikan sekitar 35 persen dari laba bersih kepada pemegang saham.

    Pendekatan ini mencerminkan strategi yang seimbang antara memberikan imbal hasil kepada investor dan menjaga permodalan perusahaan tetap kuat. Rasio tersebut dinilai cukup konservatif namun tetap kompetitif di industri perbankan.

    Jika kebijakan ini dipertahankan, pasar memperkirakan potensi dividen tahun buku 2025 akan sejalan dengan peningkatan laba bersih yang dibukukan sepanjang tahun lalu. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan pemegang saham.

    Baca Juga: Pemerintah Kota Palu Gelar Pasar Malam Minggu Ramadhan, Dorong UMKM Lokal Berkembang

    Laba Bersih 2025 Tumbuh Dua Digit

     Laba Bersih 2025 Tumbuh Dua Digit 700

    Sepanjang 2025, Bank Danamon mencatat laba bersih konsolidasian sebesar Rp4 triliun. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan 14 persen secara tahunan dibandingkan periode sebelumnya.

    Kinerja tersebut tidak terlepas dari hasil integrasi bisnis pasca penggabungan Mandala Multifinance dan Adira yang efektif sejak Oktober 2025. Sinergi tersebut memperkuat lini pembiayaan dan memperluas basis nasabah perseroan.

    Selain laba bersih, laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) tercatat mencapai Rp9,6 triliun. Angka ini meningkat 4 persen secara tahunan dan mencerminkan pendapatan operasional yang tetap solid di tengah tantangan ekonomi global.

    Efisiensi Dan Perbaikan Kualitas Aset

    Pertumbuhan laba tidak hanya ditopang oleh kenaikan pendapatan, tetapi juga oleh pengelolaan biaya yang lebih efisien. Bank Danamon mampu menjaga struktur biaya tetap terkendali sepanjang 2025.

    Perbaikan kualitas aset turut menjadi faktor penting, terlihat dari penurunan biaya kredit atau cost of credit sebesar 10 persen secara tahunan. Hal ini menunjukkan penguatan manajemen risiko dan selektivitas penyaluran kredit.

    Dengan fundamental yang semakin solid, posisi keuangan Bank Danamon dinilai cukup kuat untuk mempertimbangkan pembagian dividen yang menarik tanpa mengganggu kebutuhan ekspansi bisnis ke depan.

    Rekam Jejak Dividen Dan Pertimbangan Investor

    Sebagai perbandingan, pada tahun buku 2024 perseroan membagikan dividen tunai sebesar Rp113,85 per saham. Total nilai yang dibagikan mencapai sekitar Rp1,1 triliun, setara dengan 35 persen laba bersih tahun tersebut.

    Realisasi tersebut menjadi acuan penting bagi investor dalam menghitung potensi imbal hasil dividen tahun buku 2025. Dengan laba yang meningkat menjadi Rp4 triliun, ekspektasi pasar pun cenderung lebih optimistis.

    Meski demikian, setiap keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan risiko pasar, kondisi makroekonomi, dan kebijakan perusahaan. Informasi ini bukan ajakan membeli atau menjual saham, melainkan bahan pertimbangan bagi pembaca dalam mengambil keputusan secara bijak.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari finansial.bisnis.com
    • Gambar Kedua dari money.kompas.com
  • Tahun Ini, 8 Ladang Migas Mulai Produksi Untuk Stabilkan Energi

    Tahun ini, 8 ladang migas siap produksi untuk memperkuat pasokan energi nasional dan mendukung stabilitas harga minyak dan gas.

    Tahun Ini, 8 Ladang Migas Mulai Produksi Untuk Stabilkan Energi 700

    Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi industri migas Indonesia, dengan delapan ladang baru yang siap memulai produksi. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan energi nasional, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga minyak dan gas, sekaligus mendukung ketahanan energi jangka panjang.

    Tetap simak di Berita dan Tren Bisnis Terbaru dengan tambahan produksi dari ladang-ladang ini, pemerintah dan perusahaan migas berupaya memastikan ketersediaan energi yang andal bagi masyarakat dan industri.

    8 Proyek Hulu Migas Siap Produksi Tahun 2026

    Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan delapan proyek hulu migas yang ditargetkan mulai berproduksi atau onstream pada tahun 2026. Total belanja modal (capex) untuk proyek-proyek ini diperkirakan mencapai US$ 478 juta atau sekitar Rp 8,01 triliun dengan kurs Rp 16.775.

    Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menjelaskan proyek-proyek tersebut mencakup pengembangan minyak, gas, dan kondensat. Proyek tersebar di berbagai wilayah kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan ditargetkan mulai beroperasi Rabu (11/2/2026).

    Rencana produksi tahun ini menegaskan komitmen pemerintah dan pelaku industri untuk memperkuat kemandirian energi. Delapan proyek ini juga diharapkan mampu menahan penurunan produksi di lapangan-lapangan existing sehingga menjaga stabilitas pasokan nasional.

    Proyek Minyak PHR Dan Pertamina EP

    Salah satu proyek minyak dikerjakan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui Lapangan Sedingin North-I. Lapangan ini ditargetkan onstream pada kuartal IV 2026 dengan kapasitas produksi 325 BOPD. Selain itu, wilayah PHR di Minas juga memiliki proyek minyak yang diproyeksikan mulai berproduksi pada kuartal II 2026 dengan kapasitas 1.212 BOPD.

    Sementara itu, Pertamina EP mengembangkan Lapangan Puspa Asri yang ditargetkan onstream pada kuartal IV 2026, menambah kapasitas produksi minyak sebesar 1.034 BOPD. Dengan tambahan produksi ini, total kapasitas minyak dari proyek-proyek baru diperkirakan mencapai sekitar 8.200 BOPD pada 2026.

    Proyek-proyek minyak ini penting untuk menjaga pasokan nasional sekaligus menahan laju penurunan produksi dari lapangan existing. Langkah ini juga mendukung target pemerintah dalam meningkatkan produksi minyak dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik.

    Baca Juga: Astindo Dorong NTT Kembangkan Destinasi Pariwisata Beragam

    Produksi Kondensat: Donggi Senoro Dan PHE Offshore

    Produksi Kondensat: Donggi Senoro Dan PHE Offshore 700

    Untuk wilayah kondensat, proyek Donggi Senoro diproyeksikan menghasilkan 2.800 barel kondensat per hari dan ditargetkan onstream setelah Lebaran 2026. Selain itu, PHE Offshore melalui platform OO-OX menambah produksi kondensat hingga 2.996 BCPD, memperkuat pasokan bahan baku industri petrokimia.

    Proyek kondensat lainnya mencakup EMP Bentu yang menargetkan produksi gas 20 MMSCFD dengan tambahan kondensat sekitar 90 BOPD. Peningkatan produksi kondensat ini diharapkan memenuhi kebutuhan domestik sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

    Dengan proyek-proyek kondensat baru, kapasitas produksi energi cair di Indonesia dapat meningkat signifikan. Hal ini juga menjadi strategi pemerintah untuk menstabilkan harga dan pasokan di pasar energi nasional.

    Proyek Gas: Suban Kompresor Dan Siti Nubi

    Proyek Suban Kompresor milik Medco ditargetkan onstream pada kuartal II 2026, menambah kapasitas gas 118 MMSCFD untuk menahan laju penurunan produksi. Selain itu, Pertamina Hulu Mahakam melalui proyek Siti Nubi diproyeksikan mulai beroperasi pada Maret 2026 dengan kapasitas gas 180 MMSCFD dan produksi puncak 120 MMSCFD.

    Secara keseluruhan, tambahan produksi gas dari seluruh proyek diperkirakan mencapai 214 MMSCFD pada 2026. Peningkatan ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gas domestik serta mendukung industri yang bergantung pada energi gas.

    Perluasan produksi gas ini juga menjadi bagian strategi pemerintah untuk memastikan ketahanan energi nasional. Dengan pasokan gas yang stabil, sektor industri dan rumah tangga dapat memanfaatkan energi lebih efisien dan berkelanjutan.

    Dampak Ekonomi Dan Pasokan Energi

    Djoko Siswanto menjelaskan bahwa desain kapasitas proyek-proyek ini mampu menambah produksi minyak sekitar 8.500 BOPD dan gas 214 MMSCFD. Total tambahan produksi minyak diperkirakan mencapai 8.200 BOPD, sedangkan gas sekitar 46.413 BOPD atau 214 MMSCFD, memberikan kontribusi signifikan bagi pasokan nasional.

    Investasi capex sebesar US$ 478 juta juga mencerminkan dukungan industri terhadap pengembangan energi hulu. Selain menjaga produksi, proyek-proyek ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang kerja di sektor migas.

    Dengan beroperasinya delapan proyek ini, pemerintah menegaskan komitmen untuk memperkuat pasokan energi nasional, menstabilkan harga minyak dan gas, serta mendorong kemandirian energi yang berkelanjutan. Strategi ini sekaligus mengantisipasi penurunan produksi di lapangan-lapangan existing.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari finance.detik.com
    • Gambar Kedua dari liputan6.com
  • Produk Lokal Makin Terangkat, HIPMI DIY Gandeng Kopdes Merah Putih

    HIPMI DIY gandeng Kopdes Merah Putih promosikan produk lokal, dorong UMKM, dan tingkatkan daya saing bisnis daerah.

    Produk Lokal Makin Terangkat, HIPMI DIY Gandeng Kopdes Merah Putih 700

    HIPMI DIY kembali menunjukkan dukungannya bagi pengembangan produk lokal dengan menggandeng Kopdes Merah Putih sebagai wadah promosi. Inisiatif ini membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan memperkenalkan kualitas produk daerah ke masyarakat lebih luas.

    Melalui kerja sama ini, HIPMI DIY mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat ekosistem bisnis kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tetap simak di Berita dan Tren Bisnis Terbaru.

    HIPMI DIY Gandeng Kopdes Merah Putih

    Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY menjalin kemitraan strategis dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk memasarkan produk lokal pengusaha HIPMI. Kerjasama ini menjadi langkah nyata mendukung UMKM dan pengembangan ekonomi kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Melalui gerai Kopdes Merah Putih yang tersebar di seluruh DIY, produk lokal pengusaha HIPMI kini lebih mudah diakses masyarakat. Inisiatif ini juga memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan visibilitas produk daerah.

    Kemitraan ini menegaskan komitmen HIPMI DIY untuk mendorong pertumbuhan bisnis lokal yang berkelanjutan. Sinergi antara koperasi dan pengusaha muda diharapkan memberi dampak positif bagi ekonomi komunitas setempat.

    Memperkuat Ekosistem UMKM

    Kerjasama HIPMI DIY dengan Kopdes Merah Putih tidak hanya soal pemasaran, tetapi juga membangun ekosistem yang saling mendukung. Para pelaku usaha mendapat wadah untuk menampilkan kualitas produk mereka secara langsung kepada konsumen.

    Program ini juga mendorong inovasi produk lokal agar lebih menarik dan kompetitif. Dengan adanya dukungan gerai Kopdes Merah Putih, pengusaha muda dapat memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan penjualan dan brand awareness.

    Selain itu, kemitraan ini membuka peluang pelatihan dan pendampingan bagi anggota HIPMI DIY. Kegiatan ini membantu UMKM memahami strategi pemasaran modern, manajemen usaha, dan tren konsumen terbaru.

    Baca Juga: Lonjakan Drastis! Harga Emas Capai Level Tertinggi Dalam Beberapa Bulan

    Produk Lokal Lebih Mudah Diakses

    Produk Lokal Lebih Mudah Diakses 700

    Gerai Kopdes Merah Putih menjadi titik pertemuan antara produk lokal dan masyarakat luas. Mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga minuman khas DIY, semua dapat ditemukan di gerai ini dengan harga yang bersaing.

    Kehadiran gerai ini di seluruh DIY memastikan distribusi produk lebih merata. Hal ini memudahkan pelanggan dari berbagai wilayah untuk membeli produk lokal tanpa harus berpindah-pindah tempat.

    Dengan akses yang lebih mudah, pengusaha HIPMI DIY mampu menjangkau konsumen baru sekaligus mempertahankan loyalitas pelanggan lama. Strategi ini penting untuk meningkatkan omzet dan keberlanjutan usaha.

    Dampak Positif Bagi Perekonomian Lokal

    Kolaborasi HIPMI DIY dan Kopdes Merah Putih memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian lokal. Produk lokal yang laku di pasaran turut membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan UMKM, dan mendorong sirkulasi ekonomi di DIY.

    Kehadiran pengusaha muda dalam koperasi ini juga mendorong pertumbuhan ekosistem bisnis kreatif. Para pelaku usaha dapat berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi produk agar lebih kompetitif di tingkat regional maupun nasional.

    Selain itu, kegiatan promosi yang dilakukan melalui gerai juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan kualitas dan keunikan produk lokal. Hal ini berpotensi menarik wisatawan dan konsumen dari luar daerah, menambah nilai ekonomi lebih luas.

    Strategi Berkelanjutan Dan Kolaborasi Masa Depan

    Kemitraan HIPMI DIY dengan Kopdes Merah Putih menjadi model kolaborasi berkelanjutan bagi pengembangan UMKM. Kedua pihak berkomitmen memperkuat jaringan, meningkatkan kualitas layanan, dan menyiapkan produk yang sesuai kebutuhan konsumen modern.

    Kedepannya, HIPMI DIY juga merencanakan program pendampingan usaha, pameran produk, dan promosi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Hal ini diharapkan semakin meningkatkan daya saing produk lokal di era ekonomi digital.

    Dengan strategi ini, pengusaha muda di DIY dapat terus berkembang, menciptakan inovasi baru, dan memperkuat ekonomi lokal. Sinergi antara koperasi dan HIPMI DIY menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar lembaga mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari antaranews.com
    • Gambar Kedua dari antaranews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *